Friday, November 13, 2009

saat ini.........ahhhhh~~


dada aku berdebar kencang.. mata ku masih basah selepas acara ta'lik tadi.. adeeehh, sakit sangat... saat ni yang aku takut dan cemas.

"aku terima nikahnya, (nama betul) dengan mas khawen 100 ringgit malaysia dan senaskah al-quran tunai....."

"sah?"

sah...

"sah?"

sah...

"sah?"

sah....

"amin..amin ya rabbal alamin.."

air mata aku menitis semakin laju...
"Ya Allah.. nikmat kesabaran ini paling besar dan indah aku rasa ya Ya Allah... Kebersyukur dan tunduk dengan rahmat mu ya Tuhan....

"boleh ke pengantin perempuan lah, untuk acara pembatalan air sembahyang.."

"saya minta izin untuk sujud syukur sebantar pak imam.."

"sila kan..."

"ima... jap lagik suami kau masuk... dia tengah solat kejap "sampai makcik aku..

aku hanya mampu tersenyum dalam linangan air mata yang bersisa...

semua mata tertumpu pada ku.. keluarga mentua semua dah bersedia di muka pintu bilik ku.. juru kamera yang bertauliah atau tak bertauliah masing2 dah ambik posisi...

aku tunduk..sedikit gelisah dan dadaku berombak.. tak tahu apa rasa dah skang....

"assalamualaikum....." dia masuk dengan senyuman dan salam dengan sebentuk cincin di tangannya...

aku mengangkat kepala seraya menjawab "waalaikumussalam abang.." dia menghulurkan tangan dan aku menyambut sambil mencium tangan dia... air mata ku jatuh lagik tanpa dapat aku tahan.. aku sedikit teresak...

semua memandang kearah kami...

dia memegang dagu ku sambil mengangkat muka ku.. dia senyum... "sayang.. jangan menangis lagi... Allah dah restu hubungan kita" lembut bicara dia sambil dia kesat air mata ku yang jatuh ke pipi... aku senyum...

perlahan dia menggapai jemari ku, dan menyarungkan cincin sambil perlahan dia berkata "moga kasih sayang kita di berkati Allah dan berkekalan sehingga akhir hayat.. abang sayangkan ma.."

aku terus mencapai kembali tangan dia dan mencium dengan rasa syukur sambil aku membalas.. "moga kita di berkati Allah, ima akan jadi pelengkap abang.. kerana ima dicipta dari tulang rusuk abang... ima sayang kan abang..."

dia senyum dan mencium dahi ku lembut.. airmataku berguguran lagi... takku hiraukan keriuhan di sekeliling.. kerana saat ini adalah saat yang aku damba..saat yang aku tunggu..saat yang sering aku doa padaAllah..tidak kusangka ada insan yang dicipta untuk aku..yang menerima aku seadanya..dengan penuh kasih sayang dan bimbingan...

"terima kasih abang... "

suami ku senyum.....

kami sibuk melayan permintaan2 jurugambar2 dengan usikan nakal dari kedua belah pihak..
YA ALLAHKU BERSYUKUR KEPADAMU....

1 comment:

someone someplace somewhere said...

xde perkataan ble gambarkan ape aku dok pkir sorg2 ni... adoyai...

klik iklan ni tak kena bayar pun